Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2021

Songke, Songket?

  Songke, Songket?   Songke adalah salah satu kain tenun khas Manggarai. Akan tetapi,   songke Manggarai   ini masih begitu kurang diketahui banyak orang. Masyarakat Manggarai sering menyebut kain Songke dengan sebutan   towe atau lipa. Kain Songke ini di kenakan oleh laki-laki dan wanita. Kain songke ini digunakan baik di rumah, maupun sat menghadiri acara adat seperti kenduri, tarian caci, saat penikahan,   dan membungkus orang yang meninggal. Tetapi seiring berjalannya waktu, kain songke juga sudah masuk ke dalam kehidupan modern yang dimodifikasi lewat kerajinan tangan yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari.   Sejarah Kain Songke Pada tahun 1613-1640 kerajaan Gowa Makasar, Sulawesi Selatan pernah berkuasa hampir diseluruh wilayah Manggarai Raya. Pertemuan dengan berbagai macam kepentingan budaya melahirkan sesuatu yang baru bagi masyarakat Manggaraitermasuk dalam hal berbusana. Hal ini dapat enyebabkan sebagian besar kebuayaan dari Go...

TEMUKAN MOTIFMU

               YANG MANA MOTIFMU? Setiap kemasan SORUS KOPI punya filosofi unik lho! Penasaran? Yuk cek kemasanmu! CARANYA:  Lihat kemasan Sorus Kopi  yang kamu punya lalu cocokkan pada gambar di bawah ini dan cek motif apa yang kamu dapat!  1. Motif Ranggong Raggong adalah laba-laba. Bagi masyarakat Manggarai, laba-laba adalah hewan yang ulet dan bekerja keras dalam hidupnya. Kejujuran dalam hidup akan membuahkan hal baik, disenangi dan dimuliakan oleh orang di sekitar. 2.  Motif Su’i Motif ini berupa garis-garis yang seolah memberi batas antara satu motif dengan yang lainnya. Namun garis-garis ini bukannya tanpa arti. Su’i melambangkan segala sesuatu yang memiliki akhir. Seperti hidup yang cepat atau lambat akan menemui ujungnya. Su’I juga dapat berarti kehidupan masyarakat Manggarai dibatasi oleh garis-garus berupa peraturan adat yang tidak boleh dilanggar. 3.  Motif Jok Jok adalah motif dasar yang unik s...